Jum'at 23 Muharram 1437 H / 06 November 2015
| sumber : google |
Kasihnya yang tulus yang diberikan seorang ibu kepada anaknya.
Walaupun engkau bukan yang melahirkanku,tetapi engkaulah yang membuatku bisa
seperti ini. Didikanmu akan aku ingat selalu sampai akhir hayat,pepatahmu tidak
akan pernah aku lupakan dan semua balas jasamu tidak akan pernah ku hapus dalam
memoriku.
Harapan yang telah aku persiapkan
untuk membahagiakan engkau kini sirnalah sudah. Keinginanku membahagiakanmu tak mungkin lagi terwujud. Hanya penyesalan
dan penyesalanlah yang datang dalam diri ini. Kini tinggal 3 orang yang harus
aku bahagiakan, membuat mereka bahagia dan membuat mereka bangga karena telah
membesarkanku.
Setiap kali aku mengingat semua
perkataan engkau,memang perkataaan seorang ibu walau bukan ibu yang melahirkan
tapi tetap dimataku engkaulah yang sangat berharga dalam hidupku,perkataanmu
selalu benar. Raut wajah engkau selalu ada dalam bayanganku, suara engkau
selalu terdengar jelas apalagi ketika engkau memberikan pepatah-pepatah yang
sangat berharga dalam mengarungi kehidupan.
Semua kenangan yang ku ingat ketika
bersama engkau sangat sulit ku hilangkan dan tak mungkin hilang dipikiranku.
Kasih sayangmu tak akan pernah terbalaskan apalagi tergantikan,kasaaiaah
sayangmu tulus karena Allah swt. Bentakan yang kuterima darimu bukan bentakan
karena engkau benci tapi itulah rasa kasih sayangmu terhadapku.
Dari kecil sampai aku bisa
meneruskan sekolah kejenjang SLTA itu semua berkat engkau. Giliran saatnya aku
membahagiakanmu merawatmu itu semua tidak bisa aku lakukan karena ada kewajiban
yang harus aku tunaikan yaitun menuntut ilmu. Jarak yang memisahkanku untuk
merawatmu,dimana waktunya aku membalas semua itu Allah berkehendak lain.
Apadaya inginnya kutunaikan segala sesuatu yang membuatmu bahagia Allah
mempunyai rencana lain untukku membahagiakanmu.
Sampai saat ini bayanganmu selalu
menghampiriku ,airmatapun jatuh begitu saja ketika ku memikirkan
perjuangan,pengorbanan,dan kasih dan sayangmu untuk membesarkan cucumu ini yang
sangat nakal,sangat menentang semua perkataanmu. Sekarang kita bebeda alam
tetapi ku yakin semoga Allah menyatukanku dan engkau di surganya Amiiin Yaa
Allah Yaa Rabbal ‘Alamin.
Berat rasa rindu ini ketika aku
ingin berjumpa denganmu. Do’a yang selalu ku ucapkan ku pinta pada maha kuasa
yaitu semoga engkau tenang dialam sana dan ditempatkan dalam surganya allah swt
serta berada dalam limpahan rahmat Allah swt. Kasih dan sayang tak akan pernah
aku hapus dalam memoriku dan tak mungkin menghapus semua pengorbanan dan
perjuanganmu. Semoga Allah swt membalas apa uang telah engkau berikan kepada
cucumu ini dan semoga Allah memberikan rahmat dan magfirohnya Amiin.
0 komentar:
Posting Komentar