Rabu, 09 Desember 2015




Jum'at 23 Muharram 1437 H / 06 November 2015 
sumber : google

 
Kasihnya yang tulus yang diberikan seorang ibu kepada anaknya. Walaupun engkau bukan yang melahirkanku,tetapi engkaulah yang membuatku bisa seperti ini. Didikanmu akan aku ingat selalu sampai akhir hayat,pepatahmu tidak akan pernah aku lupakan dan semua balas jasamu tidak akan pernah ku hapus dalam memoriku.

            Harapan yang telah aku persiapkan untuk membahagiakan engkau kini sirnalah sudah. Keinginanku membahagiakanmu  tak mungkin lagi terwujud. Hanya penyesalan dan penyesalanlah yang datang dalam diri ini. Kini tinggal 3 orang yang harus aku bahagiakan, membuat mereka bahagia dan membuat mereka bangga karena telah membesarkanku.

            Setiap kali aku mengingat semua perkataan engkau,memang perkataaan seorang ibu walau bukan ibu yang melahirkan tapi tetap dimataku engkaulah yang sangat berharga dalam hidupku,perkataanmu selalu benar. Raut wajah engkau selalu ada dalam bayanganku, suara engkau selalu terdengar jelas apalagi ketika engkau memberikan pepatah-pepatah yang sangat berharga dalam mengarungi kehidupan.

            Semua kenangan yang ku ingat ketika bersama engkau sangat sulit ku hilangkan dan tak mungkin hilang dipikiranku. Kasih sayangmu tak akan pernah terbalaskan apalagi tergantikan,kasaaiaah sayangmu tulus karena Allah swt. Bentakan yang kuterima darimu bukan bentakan karena engkau benci tapi itulah rasa kasih sayangmu terhadapku.

            Dari kecil sampai aku bisa meneruskan sekolah kejenjang SLTA itu semua berkat engkau. Giliran saatnya aku membahagiakanmu merawatmu itu semua tidak bisa aku lakukan karena ada kewajiban yang harus aku tunaikan yaitun menuntut ilmu. Jarak yang memisahkanku untuk merawatmu,dimana waktunya aku membalas semua itu Allah berkehendak lain. Apadaya inginnya kutunaikan segala sesuatu yang membuatmu bahagia Allah mempunyai rencana lain untukku membahagiakanmu.

            Sampai saat ini bayanganmu selalu menghampiriku ,airmatapun jatuh begitu saja ketika ku memikirkan perjuangan,pengorbanan,dan kasih dan sayangmu untuk membesarkan cucumu ini yang sangat nakal,sangat menentang semua perkataanmu. Sekarang kita bebeda alam tetapi ku yakin semoga Allah menyatukanku dan engkau di surganya Amiiin Yaa Allah Yaa Rabbal ‘Alamin.

            Berat rasa rindu ini ketika aku ingin berjumpa denganmu. Do’a yang selalu ku ucapkan ku pinta pada maha kuasa yaitu semoga engkau tenang dialam sana dan ditempatkan dalam surganya allah swt serta berada dalam limpahan rahmat Allah swt. Kasih dan sayang tak akan pernah aku hapus dalam memoriku dan tak mungkin menghapus semua pengorbanan dan perjuanganmu. Semoga Allah swt membalas apa uang telah engkau berikan kepada cucumu ini dan semoga Allah memberikan rahmat dan magfirohnya Amiin.

0 komentar:

Posting Komentar