Garut(08/03/15).Pada hari minggu tepatnya pengurus dan calon anggota IPCM MAN 1 Garut melakukan rihlah ke godog.Kami mulai dari sekolah sekitar 08.00 WIB.Pengurus dan calon anggota yang mengikuti sekitar 45 orang.
Perjalanan di mulai dari komplek perumahan cempaka,satu persatu kelompok pun berangkat,ketika itu jalan yang di tempuh terlihat sangat jauh.Karena ketika kelompok saya bertanya kepada warga sekitar warga itu menunjukan jalan yang harus kami lalui ternyata sangat jauh.Tapi dengan semangat yang tinggi kami pun memulai langkah pertama dengan bacaan bismillahir rohmanir rohiim.Tanjakan pertamapun kami hadapi,wow sangat menakjubkan ketika kami sampai di pos 1 pemandangan nya bagus sekali.
Setelah pos1 terlewati kamipun melanjutkan perjalanan,jarak antara pos1 dengan pos 2 sangat jauh ,tapi kami berpikir bahwa rosulullohpun ketika berhijrah dari mekkah ke madinah tidak merasa capek.Itu adalah motivasi yang tertinggi dari kelompok kami.Setelah kami melewati tiap pos kami pun sampai ketujuan yaitu makam"syekh sunan rahmat suci"atau nama yang paling terkenalnya adalah"Raden Kian Santang".Tidak hanya rombongan dari IPCM yang berziarah kesana tetapi banyak juga dari luar kota garut yang sengaja berziarah ke makam syekh sunan rahmat suci seperti dari bandung,sumedang,bahkan dari bogor pun ada yang sampai kesana.
Sejarah singkat makam godog :
Makam Godog adalah makam yang terletak di lereng Gunung Karacak, tepatnya di Desa Lebak Agung, Kecamatan Karangpawitan, Garut. Makam ini dipercaya sebagai makam Prabu Kian Santang, anak Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran. Informasi mengenai keberadaan makam Godog sebagai makan Kean Santang terdapat dalam beberapa naskah Sunda lama. Di antaranya Babad Godog, Babad Pasundan, dan Wawacan Prabu Kean Santang Aji.
Dalam naskah-naskah tersebut diceritakan bahwa Kean Santang adalah
putra Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran. Setelah memeluk Islam di Mekah, namanya berubah menjadi Sunan Rahmat. Karena setelah wafat dimakamkan di Godog, tokoh ini juga disebut Sunan Godog.
Kini makam Godog banyak didatangi penziarah. Oleh sebagian orang makam
ini memang sangat dikeramatkan, karena Kean Santang sering disejajarkan
dengan para wali yang berjasa dalam penyebaran Islam di pulau Jawa. Mereka yang datang bukan hanya dari wilayah Tatar Sunda saja, tetapi banyak pula yang datang dari luar Jawa.
Home
»
Garut
»
Godog
»
IPCM
»
Makam
»
sejarah
»
sunan rahmat
»
traveling
»
Ziarah
» Ziarah Mengingat Kematian
Jumat, 13 Maret 2015
Next
Posting Lebih Baru
Previous
This is the last post.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar